Jumat, 22 Mei 2020

INFORMASI DALAM PRAKTIK DAN MELINDUNGI SISTEM INFORMASI


1. Sebutkan beberapa peluang kerja baru untuk posisi yg sebelum nya belum pernah ada di bidang keamanan teknologi informasi? 
2. Apakah anda tahu Undang-undang ITE, jelas kan secara singkat yg berkaitan dengan keamanan traksaksi secara elektronik 
3. Apakah yang dimaksud dengan computer forensic 
4. Jelaskan yang di maksud dengan pengendalian aplikasi pada sistem informasi 
5. Menurut anda, tantangan manajemen terhadap keamanan dan pengedalian, terhadap perangkat lunak, seperti apakah yang akan dihadapi 5 tahun yang akan datang 

1. PELUANG KERJA TEKNOLOGI INFORMASI 
· Software Developer 

Seorang software developer staff IT yang bertugas untuk melakukan riset, mendesain, megimplementasikan hingga menguji software dan sistem. Era dimana informasi teknologi sedang mengalami kemajuan pesat seperti saat ini, pekerjaan sebagai software developer tentu akan sangat dibutuhkan. Hampir semua perusahaan saat ini menggunakan sistem perangkat lunak. Hal inilah yang membuat seorang software developer bisa bekerja di berbagai industri seperti industri pariwisata, hiburan, kesehatan, media, atau ritel. Tantangan yang harus dihadapi oleh seorang software developer adalah deadline pekerjaan yang sangat banyak. Rata-rata gaji global yang diterima oleh software developer adalah sekitar 92.660 Dollar per tahun.

 · Database Administrator 

Database administrator bertugas untuk mendesain, memelihara, dan memperbaiki database organisasi. Mereka juga bertugas untuk membuat susunan tertentu supaya pengguna data mudah untuk mengakses. Untuk mengerjakan tugas, seorang database administrator sebaikanya familiar dengan bahasa yang sering dikenal dengan data manipulation dan memahami prinsip desain database. Tidak semua pekerja IT harus berhadapan dengan komputer. Seorang database administrator akan lebih banyak kesempatan untuk bekerja dengan banyak orang dan banyak proyek. Tantangan yang dihadapi seorang database administrator adalah harus menjaga supaya database tidak rusak. Gaji globar yang diterima oleh orang yang bekerja sebagai database administrator sebesar 77.080 Dollar per tahun.

 · Hardware Engineer 

Tugasnya adalah mengkonfigurasikan hardware komputer dan mendesain tata letak perangkat komputer untuk meningkatkan efisiensi. Keuntungan yang didapat dengan menjalani profesi ini adalah memiliki kesempatan untuk bekerja dengan teknologi-teknologi terbaru. Pekerjaan ini termasuk pekerjaan yang monoton, bisa jadi para hardware engineer akan merasa bosan dengan rutinitasnya. Tapi akan cocok bagi Anda yang justru senang dengan rutinitas yang pasti. Gaji global yang diterima seorang hardware engineer adalah 100.920 Dollar per tahun. 

· System Analyst
Merupakan seorang penengah antara orang bisnis dan tim IT. Sorang system analist akan mendefinisikan kebutuhan user dan menyusun solusi untuk meningkatkan efisiensi dan produktifitas. Tidak seperti hardware engineer, seorang system analyst memiliki alur pekerjaan yang fleksibel. Tidak hanya mengerjakan rutinitas, mereka juga harus bertemu dengan banyak orang yang terlibat dengan proyek. Seorang system analyst akan memeriksa sistem atau model bisnis yang sudah ada, kemudian menganalisis keperluan sistem tersebut. Kemudian mereka akan mengembangkan produk, mengimplementasikan, serta menguji solusinya dalam sistem. Gaji global yang diperoleh seorang system analyst adalah 79.680 Dollar per tahun. 

· Network Architect 

Sesuai dengan namanya, network architect mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan jaringan, seperti mendesain, membangun dan menguji jaringan komunikasi. Seorang network architect sangat dibutuhkan banyak tempat, karena saat ini banyak institusi yang menambahkan fasilitas seperti wifi di kantor. Menjadi seorang network architect membutuhkan perjalanan yang panjang karena pada umumnya perusahaan akan mencari kandidat yang sudah memiliki sertifikat. Gaji global yang diterima sebesar 91.000 Dollar per tahun. 

· Web Developer 

Seorang web developer adalah orang yang mempelajari bahasa. Namun bukan bahasa manusia, melainkan bahasa pemrograman. Bukan berarti mereka tidak bisa berbahasa manusia, hanya saja itu merupakan keharusan mereka sebagai web developer untuk bisa membuat aplikasi pada web. Pada umumnya seorang web developer memiliki waktu kerja yang fleksibel. Pekerjaan yang mereka lakukan seakan tidak ada habisnya, maka wajar saja jika perusahaan memberikan waktu fleksibel bagi mereka untuk menyelesaikan deadline. Gaji global yang diterima seorang web developer sebesar 62.500 Dollar per tahun. 

· Information Security Analyst

 Information security analyst bertugas untuk mengembangkan sistem keamanan untuk menjaga jaringan dan sistem perusahaan. Pekerjaan ini memberikan banyak kesempatan, karena teknologi yang berkembang akan memicu cyber crime juga berkembang. Pekerjaan ini menuntut untuk selalu up to date dengan metode-metode serangan cyber dan mengembangkan metode lain untuk memerangi hal tersebut. gaji global yang diterima sebesar 86.170 Dollar per tahun 

· IT Support 

Bertugas untuk memberikan bantuan teknis IT bagi perusahaan. IT support juga bersifat fleksibel, karena bekerja pada bidang yang cukup umum di bidang IT. Pekerjaan ini menuntut waktu untuk selalu siap sedia kapan pun perusahaan membutuhkan pertolongan. Cocok untuk Anda yang pintar memenejemen waktu baik untuk keperluan pribadi maupun perusahaan. Rata-rata gaji global yang diterima adalah sebesar 48.900 Dollar per tahun. 

· System Manager 

Bertugas sebagai perencana, koordinator, dan mengarahkan jenis teknologi yang apa yang bisa digunakan, yang sesuai dengan aktivitas perusahaan. Posisi menejer termasuk posisi atas yang memungkinkan anda untuk mengatur perusahaan secara menyeluruh. Layaknya semua posisi menejer, jabatan level atas biasanya akan memakan waktu lebih banyak, menuntut Anda untuk lembur misalnya. Namun gaji yang diterima juga sesuai dengan kerja keras, yatu sebesar 120.950 Dollar per tahun. 

· Application Developer (Android/ Ios) 

Perkembangan smartphone begitu pesat. Tidak terkecuali di Indonesia mencapai 50% jiwa sebesar 47% adalah pengguna smartphone. Dengan adanya smartphone maka lahirlah aplikasi-aplikasi yang kini bisa memudahkan kehidupan kita. Sebut saja gojek, bukalapak, tokopedia, dan startup lainnya bisa sukses besar seperti sekarang karena aplikasi yang dikembangkan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Maka hadirlah peluang kerja baru yaitu Application Developer Android/ IOS. 

2. UNDANG-UNDANG ITE Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Lebih dikenal dengan UU ITE adalah Undang-Undang yang selalu bikin heboh, karena menggarap sesuatu yang bikin onar, dan memiliki resonansi tinggi karena menyentuh ranah digital dan sosial media. Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ini dalam perjalanannya mengalam perubahan yaitu diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik disahkan oleh Presiden Doktor Haji Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 21 April 2008 di Jakarta. Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik diundangkan pada tanggal 21 April 2008 di Jakarta oleh Menkumham Andi Mattalatta. Agar setiap orang mengetahuinya, Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ditempatkan pada Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58. Penjelasan Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik ditempatkan pada Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4843. Pemanfaatan Teknologi Informasi, media, dan komunikasi telah mengubah baik perilaku masyarakat maupun peradaban manusia secara global. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah pula menyebabkan hubungan dunia menjadi tanpa batas (borderless) dan menyebabkan perubahan sosial, ekonomi, dan budaya secara signifikan berlangsung demikian cepat. Teknologi Informasi saat ini menjadi pedang bermata dua karena selain memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, dan peradaban manusia, sekaligus menjadi sarana efektif perbuatan melawan hukum. Saat ini telah lahir suatu rezim hukum baru yang dikenal dengan hukum siber atau hukum telematika. Hukum siber atau cyber law, secara internasional digunakan untuk istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Demikian pula, hukum telematika yang merupakan perwujudan dari konvergensi hukum telekomunikasi, hukum media, dan hukum informatika. Istilah lain yang juga digunakan adalah hukum teknologi informasi (law of information technology), hukum dunia maya (virtual world law), dan hukum mayantara. Istilah-istilah tersebut lahir mengingat kegiatan yang dilakukan melalui jaringan sistem komputer dan sistem komunikasi baik dalam lingkup lokal maupun global (Internet) dengan memanfaatkan teknologi informasi berbasis sistem komputer yang merupakan sistem elektronik yang dapat dilihat secara virtual. Permasalahan hukum yang seringkali dihadapi adalah ketika terkait dengan penyampaian informasi, komunikasi, dan/atau transaksi secara elektronik, khususnya dalam hal pembuktian dan hal yang terkait dengan perbuatan hukum yang dilaksanakan melalui sistem elektronik. Yang dimaksud dengan sistem elektronik adalah sistem komputer dalam arti luas, yang tidak hanya mencakup perangkat keras dan perangkat lunak komputer, tetapi juga mencakup jaringan telekomunikasi dan/atau sistem komunikasi elektronik. Perangkat lunak atau program komputer adalah sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema, ataupun bentuk lain, yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk persiapan dalam merancang instruksi tersebut. Sistem elektronik juga digunakan untuk menjelaskan keberadaan sistem informasi yang merupakan penerapan teknologi informasi yang berbasis jaringan telekomunikasi dan media elektronik, yang berfungsi merancang, memproses, menganalisis, menampilkan, dan mengirimkan atau menyebarkan informasi elektronik. Sistem informasi secara teknis dan manajemen sebenarnya adalah perwujudan penerapan produk teknologi informasi ke dalam suatu bentuk organisasi dan manajemen sesuai dengan karakteristik kebutuhan pada organisasi tersebut dan sesuai dengan tujuan peruntukannya. Pada sisi yang lain, sistem informasi secara teknis dan fungsional adalah keterpaduan sistem antara manusia dan mesin yang mencakup komponen perangkat keras, perangkat lunak, prosedur, sumber daya manusia, dan substansi informasi yang dalam pemanfaatannya mencakup fungsi input, process, output, storage, dan communication. Sehubungan dengan itu, dunia hukum sebenarnya sudah sejak lama memperluas penafsiran asas dan normanya ketika menghadapi persoalan kebendaan yang tidak berwujud, misalnya dalam kasus pencurian listrik sebagai perbuatan pidana. Dalam kenyataan kegiatan siber tidak lagi sederhana karena kegiatannya tidak lagi dibatasi oleh teritori suatu negara, yang mudah diakses kapan pun dan dari mana pun. Kerugian dapat terjadi baik pada pelaku transaksi maupun pada orang lain yang tidak pernah melakukan transaksi, misalnya pencurian dana kartu kredit melalui pembelanjaan di Internet. Di samping itu, pembuktian merupakan faktor yang sangat penting, mengingat informasi elektronik bukan saja belum terakomodasi dalam sistem hukum acara Indonesia secara komprehensif, melainkan juga ternyata sangat rentan untuk diubah, disadap, dipalsukan, dan dikirim ke berbagai penjuru dunia dalam waktu hitungan detik. Dengan demikian, dampak yang diakibatkannya pun bisa demikian kompleks dan rumit. Permasalahan yang lebih luas terjadi pada bidang keperdataan karena transaksi elektronik untuk kegiatan perdagangan melalui sistem elektronik (electronic commerce) telah menjadi bagian dari perniagaan nasional dan internasional. Kenyataan ini menunjukkan bahwa konvergensi di bidang teknologi informasi, media, dan informatika (telematika) berkembang terus tanpa dapat dibendung, seiring dengan ditemukannya perkembangan baru di bidang teknologi informasi, media, dan komunikasi. Kegiatan melalui media sistem elektronik, yang disebut juga ruang siber (cyber space), meskipun bersifat virtual dapat dikategorikan sebagai tindakan atau perbuatan hukum yang nyata. Secara yuridis kegiatan pada ruang siber tidak dapat didekati dengan ukuran dan kualifikasi hukum konvensional saja sebab jika cara ini yang ditempuh akan terlalu banyak kesulitan dan hal yang lolos dari pemberlakuan hukum. Kegiatan dalam ruang siber adalah kegiatan virtual yang berdampak sangat nyata meskipun alat buktinya bersifat elektronik.Dengan demikian, subjek pelakunya harus dikualifikasikan pula sebagai Orang yang telah melakukan perbuatan hukum secara nyata. Dalam kegiatan e-commerce antara lain dikenal adanya dokumen elektronik yang kedudukannya disetarakan dengan dokumen yang dibuat di atas kertas. Berkaitan dengan hal itu, perlu diperhatikan sisi keamanan dan kepastian hukum dalam pemanfaatan teknologi informasi, media, dan komunikasi agar dapat berkembang secara optimal. Oleh karena itu, terdapat tiga pendekatan untuk menjaga keamanan di cyber space, yaitu pendekatan aspek hukum, aspek teknologi, aspek sosial, budaya, dan etika. Untuk mengatasi gangguan keamanan dalam penyelenggaraan sistem secara elektronik, pendekatan hukum bersifat mutlak karena tanpa kepastian hukum, persoalan pemanfaatan teknologi informasi menjadi tidak optimal. 

3. PENGERTIAN KOMPUTER FORENSIK Komputer Forensik merupakan salah satu cabang ilmu forensik yang berhubungan dengan bukti hukum yang ditemukan dalam komputer maupun media penyimpanan secara digital. Komputer forensik ini dikenal sebagai Digital Forensik. Banyak bidang ilmu yang dimanfaatkan dan dilibatkan pada suatu kasus kejahatan atau kriminal untuk suatu kepentingan hukum dan keadilan, dimana ilmu pengetahuan tersebut dikenal dengan ilmu forensik. Tujuan Komputer Forensik : Adapun tujuannya ialah untuk mengamankan dan menganalisis bukti digital, serta memperoleh berbagai fakta yang objektif dari sebuah kejadian atau pelanggaran keamanan dari sistem informasi. Berbagai fakta tersebut akan menjadi bukti yang akan digunakan dalam proses hukum. Contohnya, melalui Internet Forensik, kita dapat megetahui siapa saja orang yang mengirim email kepada kita, kapan dan dimana keberadaan pengirim. Dalam contoh lain kita bisa melihat siapa pengunjung website secara lengkap dengan informasi IP Address, komputer yang dipakainya dan keberadaannya serta kegiatan apa yang dilakukan pada website kita tersebut. 

4. PENGENDALIAN APLIKASI Pengendalian aplikasi (application controls) adalah sistem pengendalian intern komputer yang berkaitan dengan pekerjaan atau kegiatan tertentu yang telah ditentukan (setiap aplikasi berbeda karateristik dan kebutuhan pengendaliannya). Misalnya komputerisasi kepegawaian tentu berbeda resiko dan kebutuhan pengendaliannya dengan sistem komputerisasi penjualan, apalagi bila sistem penjualan tersebut didesain web-based atau E-Commerce.’ Pengendalian aplikasi ini merupakan lingkup dari pengendalian umum, sehingga apabila terjadi kelemahan dalam pengendalian umum maka dapat berdampak terhadap berbagai jenis aplikasi yang telah dirancang dalam sebuah perusahaan. Pengendalian aplikasi dirancang khusus untuk memenuhi persyaratan pengendalian yang harus diterapkan pada aplikasi tertentu sehingga data hasil pemrosesan aplikasi tersebut mampu diyakini keandalannya. 
 Pengendalian Aplikasi Terdiri Dari : 
a. Pengendalian masukan atau input controls 
b. Pengendalian proses pengolahan data atau process controls 
c. Pengendalian keluaran atau output controls 

 Tujuan pengendalian aplikasi menurut Anies S.M. Basalamah (2011, 197) adalah untuk memperoleh keyakinan bahwa: 
a) Setiap transaksi telah diproses dengan lengkap dan hanya diproses satu kali; 
b) Setiap data transaksi berisi informasi yang lengkap dan akurat. 
c) Setiap pemrosesan transaksi dilakukan dengan benar dan tepat; 
d) Hasil-hasil pemrosesan digunakan sesuai dengan maksudnya; dan 
e) Aplikasi-aplikasi yang ada dapat berfungsi secara berkesinambungan 

5. TANTANGAN MANAJEMEN TERHADAP KEAMANAN DAN PENGEDALIAN, TERHADAP PERANGKAT LUNAK 
Ancaman Keamanan Informasi (Information Security Threat) 
merupakan orang, organisasi, mekanisme, atauperistiwa yang memiliki potensi untuk membahayakan sumber daya informasi perusahaan. Pada kenyataannya, ancaman dapat bersifat internal serta eksternal dan bersifat disengaja dan tidak disengaja. 
Ancaman Internal dan Eksternal 
Ancaman internal bukan hanya mencakup karyawan perusahaan, tetapi juga pekerja temporer, konsultan, kontraktor, bahkan mitra bisnis perusahaan tersebut.Ancaman internal diperkirakan menghasilkan kerusakan yang secara potensi lebih serius jika dibandingkan denga ancaman eksternal, dikarenakan pengetahuan anccaman internal yang lebih mendalam akan sistem tersebut. Ancaman eksternal misalnya perusahaan lain yang memiliki produk yang sama dengan produk perusahaan atau disebut juga pesaing usaha. 
Tindakan Kecelakaan dan disengaja 
Tidak semua ancaman merupakan tindakan disengaja yang dilakukan dengan tujuan mencelakai. Beberapa merupakan kecelakaan yang disebabkan oelh orangorang di dalam ataupun diluar perusahaan.

sama halnya Jenis- Jenis Ancaman: Malicious software, atau malware terdiri atas program-program lengkap atau segmen-segmen kode yang dapat menyerang suatu system dan melakukan fungsi-fungsi yang tidak diharapkan oleh pemilik system. Fungsi-fungsi tersebut dapat menghapus file,atau menyebabkan sistem tersebut berhenti. Terdapat beberapa jensi peranti lunak yang berbahaya, yakni: 
a. Virus. Adalah program komputer yang dapat mereplikasi dirinya sendiri tanpa dapat diamati oleh si pengguna dan menempelkan salinan dirinya pada program-program dan boot sector lain 
b. Worm. Program yang tidak dapat mereplikasikan dirinya sendiri di dalam sistem, tetapi dapat menyebarkan salinannya melalui e-mail 
c. Trojan Horse. Program yang tidak dapat mereplikasi atau mendistribusikan dirinya sendiri, namun disebarkan sebagai perangkat 
d. Adware. Program yang memunculkan pesan-pesan iklan yang mengganggu 
e. Spyware. Program yang mengumpulkan data dari mesin pengguna 

Risiko Keamanan Informasi (Information Security Risk) didefinisikan sebagai potensi output yang tidak diharapkan dari pelanggaran keamanan informasi oleh Ancaman keamanan informasi. Semua risiko mewakili tindakan yang tidak terotorisasi. Risiko-risiko seperti ini dibagi menjadi empat jenis yaitu: 
a. Pengungkapan Informsi yang tidak terotoritasis dan pencurian. Ketika suatu basis data dan perpustakaan peranti lunak tersedia bagi orang-orang yang seharusnya tidak memiliki akses, hasilnya adalah hilangnya informasi atau uang. 
b. Penggunaan yang tidak terotorisasi. Penggunaan yang tidak terotorisasi terjadi ketika orang-orang yang biasanya tidak berhak menggunakan sumber daya perusahaan mampu melakukan hal tersebut. 
c. Penghancuran yang tidak terotorisasi dan penolakan layanan. Seseorang dapat merusak atau menghancurkan peranti keras atau peranti lunak, sehingga menyebabkan operasional komputer perusahaan tersebut tidak berfungsi. 
d. Modifikasi yang terotorisasi. Perubahan dapat dilakukan pada data, informasi, dan peranti lunak perusahaan yang dapat berlangsung tanpa disadari dan menyebabkan para pengguna output sistem tersebut mengambil keputusan yang salah.

Selasa, 21 April 2020

DATA BASE MANAGEMENT SYSTEM (DBMS)


STUDI KASUS :

1.    Apakah yang menjadi permasalahan dalam pengelolaan sumber daya data dan bagaimana masalah tersebut dapat diatasi dengan system manajemen basis data ?
2.    Apakah prinsip-prinsip yang penting dalam perancangan database ?
3.    Apakah berbagai perangkat dan teknologi penyediaan informasi dari database untuk meningkatkan kinerja bisnis dan pengambilan keputusan ?
4.    Mengapa kebijakan informasi, administrasi data dan jaminan kualitas data sangat penting dalam mengelola sumber daya data perusahaan ?

PENYELESAIAN :

1.    Teknik manajemen file tradisional menyulitkan bagi organisasi untuk menelusuri seluruh bagian data yang mereka gunakan dengan cara sistematis dan untuk mengatur data-data tersebut Sehingga dapat lebih mudah untuk diakses. Area dan kelompok fungsional yang berbeda dimungkinkan untuk mengembangkan file mereka sendiri dengan bebas. Dari waktu ke waktu, lingkungan manajemen file tradisional menciptakan permasalahan, seperti redundansi dan ketidakkonsistenan data, ketergantungan data terhadap program, tidakfleksibel, keamanan yang buruk, dan kurangnya pembagian dan ketersediaan data. System manajemen database (database management system-DBMS) memecahkan permasalahan-permasalahan tersebut dengan perangkat lunak yang mengizinkan sentralisasi data dan manajemen data sehingga bisnis memiliki sumber tunggal yang konsisten untuk semua kebutuhan data mereka. Dengan menggunakan DBMS dapat meminimalkan redundansi dan tidak konsistennya file.

2.  Mendesain basis data membutuhkan rancangan logis dan rancangan fisik. Rancangan logis memodelkan basis data dari setiap perspektif bisnis. Model data organisasi sehariusnyaa menggambarkan proses-proses bisnis dan kebutukan pengambilan keputusan yang penting. Proses pembuatan data yang penting . proses pembuatan data yang penting , stabil, flexible dan adabtif dari sekelompok data yang rumit ketika merancang basis data tang relasional disebut normalisasi . basis data relasional yang dirancang dengan baik tidak akan mempunyai hubungan yang banyak. Dan semua atribut untuk entitas tertentu hanya akan digunakan pada entitas itu. Diagram relasi entitas menggambarkan secara grafis hubungan antarentitas dalam basis data relasional. rancangan basis data juga memperhatikan apakah sebuah basis data atau sebagian dari basis data dapat didistribusikan kepada lebih dari satu lokasi untuk meningkatkan respons dan memperkecil kerentanan dan mengurangi biaya. Terdapat dua jenis utama dari basis data terdistribusi : basis data yang tereplikasi dan basis data yang terpartisi.

3.    alat yang tangguh tersedia untuk menganalisis dan mengakses informasi di dalam basis data. Gudang data menggabungkan data saat ini dan data terdahulu dari berbagai sistem operasional yang berbeda dalam sebuah basis data pusat yang dirancang untuk pelaporan dan analisis. Gudang data mendukung analisis data multidimensi, juga dikenal sebagai pemrosesan analitis online (online analytical processing-OLAP). OLAP merepresentasikan hubungan diantara data seperti struktur multidimensi, yang dapat dilihat sebagai kubus data dan kubus didalam kubus data, sehingga analisis data yang lebih rumit dapat dilakukan.

4.    Mengembangkan lingkungan basis data membutuhkan kebijakan dan prosedur untuk mengelola data Perusahaan dan juga model data dan tekhnologi basis data yang baik. Kebijakan informasi yang formal mengelola pemeliharaan, distribusi, dan penggunaan informasi didalam organisasi. Data yang tidak akurat, tidak lengkap, atau tidak konsisten dapat menimbulkan masalah operasional dan keuangan yang serius untuk bisnis karena dapat menciptakan ketidaktepatan dalam harga produk, rekening pelanggan, dan data persediaan, yang dapat berlanjut pada diambilnya keputusan yang salah untuk bertindak. Hal ini meliputi penggunaan standar data secara keseluruhan perusahaan, basis data yang dirancang untuk meminimalisasikan inkonsistensi dan redundansi data, audit kualitas data, dan peranti lunak pembersihan data.

Kamis, 16 April 2020

KEMAJUAN TEKNOLOGI

1. Apa kelebihan dan kekurangan dari membolehkan karyawan menggunakan smartphone pribadi mereka untuk bekerja ?

  • Kelebihan : Karyawan akan merasa nyaman dan bebas untuk melakukan pekerjaan melalui perangkat pribadinya, sehingga memungkinkan para karyawan akan mudah mengakses pekerjaannya.
  • Kekurangan : Karyawan harus mengeluarkan uang saku sendiri untuk membeli perangkat yang dibutuhkan oleh perusahaan mereka. Data perusahaan yang bersifat pribadi dan rahasia akan bocor ke publik. Ini adalah resiko dan tanggung jawab untuk perusahaan itu agar memberi peringatan kepada para karyawannya sebelum memulai pekerjaan.

2. Faktor manajemen, organisasi, dan teknologi apa yang harus ditangani saat memutuskan apakah mengizinkan karyawan untuk menggunakan kepribadian mereka smartphone untuk bekerja ?

  • Faktor Manajemen Perusahaan harus melihat apa keuntungan pekerja menggunakan perangkat pribadinya.Bagaimana perangkat itu digunakan untuk melakukan tugas operasional. Manajemen waktu yang paling perlu diperhatikan karena agar tidak mengganggu operasional kerja yang memungkinkan merugikan perusahaan. Perusahaan juga harus mempertimbangkan dan mendukung sudut pandang teknis, sistem TI yang sehat harus diciptakan untuk mempertahankan serta memberikan dukungan kepada karyawan untuk perangkat seluler spesifik mereka.
  • Teknologi : Sejumlah produk perangkat lunak seperti Microsoft System Center Device Manager dapat diinstal untuk membantu perusahaan mengelola beragam platform mobile. Perusahaan dapat menginstal perangkat lunak seperti Citrix Systems XenDesktop yang menjalankan Windows desktop dan aplikasi individual pada perangkat apapun, terlepas dari sistem operasi.
  • Organisasi : Batasi penggunaan smartphone bisnis ke satu platform. Untuk mempermudah melacak setiap perangkat mobile dan untuk meluncurkan upgrade atau perbaikan perangkat lunak dan Perusahaan memerlukan sistem manajemen inventori yang efisien untuk melacak perangkat mana yang digunakan karyawan.

3. Memungkinkan karyawan untuk menggunakan smartphone mereka sendiri untuk bekerja akan menghemat uang perusahaan. Apa kamu setuju? Mengapa atau mengapa tidak ?


Ya saya setuju 

Perusahaan tidak perlu menyiapkan perangkat administrasi seperti laptop, Pc dan handphone Karyawan bisa dengan mudah berkomunikasi dengan para pelanggannya.
Karyawan tidak akan takut lagi untuk resiko merusak aset perusahaan karena mereka menggunakan perangkat pribadi mereka untuk melakukan pekerjaannya dengan nyaman tanpa terbebani oleh rasa tanggung jawab yang tinggi.
Perusahaan tidak harus membayar untuk rencana perawatan dan asuransi atau perangkat lunak antivirus atau menangani pembaruan driver atau perangkat lunak.

Nilai aplikasi bisnis dari jaringan telekomunikasi

1. Kemampuan Strategis


    • Mengatasi masalah geografis :
                        Menangkap informasi tentang informasi transaksi bisnis dari lokas yang jauh.
    • Mengatasi masalah waktu :
                        Menyediakan informasi ke lokasi yang jauh segera setelah diminta.
    • Mengatasi masalah biaya :
                        Mengurangi biaya dari sarana komunikasi yang lebih tradisional.
    • Mengatasi masalah struktural :
                        Mendukung keunggulan dalam bersaing.

2. Contoh - contoh bisnis elektronik


    • Menggunakan internet dan ekstranet untuk mengirim pesanan pelanggan dari tenaga penjual yang melakukan perjalanan ke pusat data perusahaan untuk pemrosesan pesanan dan pengendalian persediaan.
    • Otorisasi kredit pada saat penjualan dengan menggunakan jaringan POS online.
    • Konfrensi video dekstop antara perusahaan dengan mitra bisnisnya dengan menggunakan internet, intranet dan ekstranet.
    • Situs web e - commerce B2B untuk transaksi dengan pemasok dan juga pelanggan dengan menggunakan internet dan ekstranet.

3. Nilai Bisnis


    • Menyediakan layann pelanggan yang lebih baik dengan mengurangi penundaan dalam pemenuhan pesanan dan memperbaiki arus kas dengan mempercepat penagihan ke pelanggan.
    • Permintaan kredit dapat dilakukan dan dijawab dalam beberapa detik.

    • Mengurangi perjalanan bisnis yang mahal, memungkinkan pelanggan, pemasok, dan layanan untuk bekerjasama, sehingga memperbaiki kualitas keputusan yang dicapai.
    • Layanan yang cepat dan nyaman dapat mengikat pelanggan dan pemasok.

Rabu, 08 April 2020

Studi Kasus : Teknologi membantu STARBUCKS menemukan cara baru dalam Bersaing

Pertanyaan :

1. Analisis Model daya kompetitif dan rantai nilai yang digunakan oleh starbucks. 
2. Apa Strategi bisnis starbukcs ? Berikan penilaian pesan teknologi dalam strategi bisnis tersebut. 
3. Seberapa besar teknologi membantu starbucks dalam bersaing ? Jelaskan jawaban anda.

Jawaban :

1.) Analisis Model daya kompetitif dan rantai nilai yang digunakan oleh starbucks :
  • Diferensiasi Produk. Dalam strategi bisnisnya, Starbucks lebih menekankan pada kualitas yang tinggi dari minuman yang mereka produksi dibandingkan memberikan harga yang lebih murah (mengurangi profit margin) seperti yang dilakukan oleh para kompetitornya. 
  • Berfokus pada Peluang Pasar Starbucks mengetahui bahwa sepertiga dari pelanggannya adalah pengguna smartphone yang aktif. Oleh karena itu, Starbucks menyiapkan sebuah aplikasi yang terintegrasi dengan Starbucks Card System. Penggunaan aplikasi ini terbukti dengan adanya laporan dari banyak pelanggan yang mengatakan bahwa metode ini memberikan pelayanan yang lebih cepat jika dibandingkan dengan pelayanan tradisional.
  • Menguatkan Keakraban Pelanggan dan Pemasok Mengetahui bahwa sebagian besar pelanggan setianya menggunakan jasa Wi-Fi gratis yang disediakan di setiap kedai kopi. Starbucks mengembangan suatu teknologi yang disebut dengan Starbucks Digital Networks. Walaupun penerapan teknologi ini tidak secara langsung memberikan keuntungan yang signifikan bagi starbucks, namun teknologi ini terbukti dapat meningkatkan hubungan antara pelanggan dengan perusahaan dan meningkatkan kepuasan dari pelanggan yang datang. 


2.) Strategi bisnis yang dilakukan oleh Starbucks adalah menemukan cara baru untuk beroperasidan  melakukan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Dikatakan bahwa Starbuck stelah memberikan perhatian yang serius pada efisiensi, pengurangan limbah, menggunakan waktu luang untuk melakukan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Hasilnya Starbucks dapat mempersingkat proses pembuatan kopi di semua kedai kopi miliknya.

Starbucks juga menggunakan teknologi jaringan yang terhubung dengan sistem internal persuhaan untuk membantu manager untuk melakukan pengawasan dan pembuatan laporanatas kinerja kedai kopi dan karyawan di wilayahnya. Selain menggunakan teknologi jaringan untuk karyawannya, Starbucks juga memanjakan pelanggan dengan fasilitas aplikasi pada platform smartphone dan Starbucks Digital Network.Teknologi informasi me megang peranan inti pada strategi bisnis yang diambil oleh St a rb u ck s.

Teknologi informasi membantu Starbucks untuk menyediakan jaringan, menyediakan aplikasi dismartphone yang terintegrasi dengan sistemperusahaan, menganalisis kebutuhan pelanggan, membantu melakukan pengolahan data penjualan, membantu dalam pembuatan laporan dll.

3.) Teknologi tidak membuat Starbucks dapat menghasilkan kopi yang lebih nikmat. Teknologi juga tidak menambahkan keahlian-keahlian dari barista yang dimiliki oleh Starbucks.Namun, teknologi memberikan pelanggan starbucks kenyamanan yang membuat mereka menjadi loyal terhadap Starbucks. Beberapa diantaranya, yaitu:
  • Membayar dengan menggunakan aplikasi smartphone.
  • Starbucks Digital Network Site.
  • Foursquare Check in .
  • Akses Wi-Fi gratis.
Selain itu, teknologi juga mempermudah manajer untuk melakukan pengawasan dan pelaporan ke kantor pusat serta memberikan waktu luang kepada manajer untuk memikirkan strategi-strategi untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. 

Toserba ABC ingin memperoleh perangkat lunak untuk melakukan tugas tugasberikutini, identifikasi perangkat lunak dan perangkat keras apa yang mereka butuhkan ?

A.      Selancar situs dan intranet serta ekstranet mereka.
1.       Perangkat Lunak :
·         Chrome.
·         Arlington Klosk Browser.
·         Dekstop Web Browser.
·         Flock.
·         K-Meleon.
·         Mozilla Firefox.
·         Opera.
·         Slim Browser.
·         Icab.
·         Omniweb.
2.       Perangkat Keras :
·         Monitor.
·         CPU.
·         Keyboard.
·         Mouse.
·         Modem (Modulator Demodulator).
·         LAN Card.
·         Notebook/Laptop.

B.      Mengirim pesan kelokasi kerja komputer lainnya.
1.       Perangkat Lunak :
·         WhatsApp Web.
·         Yahoo Mail.
·         Gmail.
·         Messenger.
·         AirDroid.
·         PushBullet.
·         MightyText.
2.       Perangkat Keras :
·         LAN Card.
·         HUB.
·         Switch.
·         Modem.
·         Kabel.
·         Konektor.
·         Monitor.
·         CPU.
·         Keyboard.
·         Mouse.
·         Notebook/Laptop.


C.      Membantu karyawan berkerjasama dalam satu tim.
1.       Perangkat Lunak :
·         WhatsApp.
·         Line.
·         Messenger.
·         Slack.
·         Google G Suite.
·         Facebook At Work.
·         Basecamp.
·         Taskulu.
2.       Perangkat Keras :
·         Handphone.
·         Monitor.
·         CPU.
·         Keyboard.
·         Mouse.
·         Modem.
·         LAN Card.
·         HT.
·         Notebook/Laptop.
D.      Menggunakan sekelompok paket produktivitas yang bekerja bersama dengan mudah.
1.       Perangkat Lunak :
·         Evernote
·         Todoist
·         Google Drive.
·         Rembo.
·         Google Fit.
·         CamScanner.
·         Google Docs.
2.       Perankat Keras :
·         Monitor.
·         CPU.
·         Keyboard.
·         Mouse.
·         Modem.


E.       Membantu perwakilan penjualan dalam melacak rapat dan panggilan penjualan.
1.       Perangkat Lunak :
·         Zoom.
·         Qontak.
·         Pipedrive
·         Zendesk Sell.
·         WAG.
2.       Perangkat Keras :
·         Notebook/Laptop.
·         Handphone.
·         Tab.

F.       Mengetik korespondensi dan laporan.
1.       Perangkat Lunak :
·         Ms. Office.
·         Page Maker.
·         Adobe PDF.
·         WPS office.
·         Docs To Go.
2.       Perangkat Keras :
·         Notebook/Laptop.
·         CPU.
·         Monitor.
·         Keyboard.
·         Mouse.

G.     Menganalisis baris dan kolom dari tampilan penjualan.
1.       Perangkat Lunak :
·         Ms. Office.
·         Past.
·         Sofa.
·         Jasp.
·         Jamovi.
·         Statcato.
·         Kyplot.
2.       Perangkat Keras :
·         Notebook/Laptop.
·         CPU.
·         Monitor.
·         Keyboard.
·         Mouse.

H.     Mengembangkan berbagai presentasi  grafis.
1.       Perangkat Lunak :
·         Ms. Office.
·         Visme.
·         Emaze.
·         Prezy.
·         LibreOffice.
·         Slides.
·         Zoho Show.
·         Corel Draw.
2.       Perangkat Keras :
·         Notebook/Laptop.
·         CPU.
·         Monitor.
·         Keyboard.
·         Mouse.
·         LCD Proyektor.
·         Kabel USB.
·         Speaker.